
Annette jeon
“A room without books is like a body without a soul.”
― Marcus Tullius Cicero
Latar Belakang

Ayahnya bernama Daniel Jeon adalah pria blasteran Amerika-Korea Selatan yang berprofesi sebagai seorang polisi dan ibunya bernama Seon-Hwa / Shelly Cha adalah wanita asli Korea Selatan yang berprofesi sebagai seorang guru. Keduanya memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi dan menyalurkan sifat mulia itu kepada anak mereka satu-satunya ini. Daniel sudah tidak memiliki orang tua dan tidak pula memiliki sanak-saudara, kalaupun ada mereka adalah keluarga yang memiliki pertalian darah yang sangat jauh darinya. Sedangkan Shelly adalah anak yatim, hanya memiliki seorang ibu yang berprofesi sebagai mantan kepala sekolah SMA dan guru BK yang juga sangat religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan norma adat yang tinggi. Jadi setelah kematian kedua orang tuanya, Anne pun otomatis menjadi tanggung jawab neneknya. Walau sangat keras, kolot dan kaku, Anne sangat menyayangi neneknya. Karena dibalik itu semua, terdapat sesosok nenek baik hati yang menyayangi cucu satu-satunya, pengingat dan pengikatnya pada sosok sang putri yang telah tiada.
Kematian kedua orangtua Anne adalah karena sebuah kecelakaan mobil yang mengenaskan. Dimana sebuah truck yang tidak terkunci dengan baik menjatuhkan muatannya sehingga kecelakaan tak terelakkan dan Anne harus menyaksikan kedua orangtuanya mati di tempat. Hal itu membawa traumatik pada dirinya sehingga saat Anne diketahui tidak mengingat apapun, sang nenek Byul Cha memutuskan untuk membiarkan kondisi itu apa adanya. Saat itu usia Anne baru 11 tahun.
Data diri

| Nama Lengkap | Sun-Hee Jeon |
| Nama Inggris | Annette Jeon |
| Keterangan Lahir | Seoul, 29 Maret 1995 |
| Usia | 24 Tahun (Setiap tahunnya bertambah) |
| Gender | Perempuan |
| Tinggi Badan | 165 cm |
| Berat Badan | 45 kg |
| Golongan Darah | A |
| Religi | Kristiani |
| Kewarganegaraan | Korea Selatan |
| Pekerjaan | Pengacara |
| Status / Orientasi | Single / Normal |
| Visualisasi 2D | Lee Seung Hee from Prenuptial Agreement |
| Visualisasi Manusia | Krystal Jung |
| Pengisi Suara | Krystal Jung |
Kepribadian, kelebihan dan kekurangan

Sebenarnya Anne memiliki sifat yang kekanak-kanakan karena kurangnya rasa kasih sayang yang dia terima sejak kematian kedua orang tuanya. Namun, sebagai cucu satu-satunya, dia dididik dengan keras sehingga membuatnya harus bersikap keras pada dirinya sendiri dan diwajibkan mampu untuk mandiri. Sebenarnya memiliki sisi ceria dan energik namun terkadang tidak benar-benar ditunjukkan olehnya. Anne cenderung perfectionist sehingga mudah kesal jika segala sesuatunya tidak sesempurna atau melenceng dari apa yang dia harapkan (biasanya Anne akan memejamkan mata dan menghitung hingga 10 agar dirinya kembali tenang dan mampu berpikir jernih kembali), akan tetapi hal ini sedang dalam proses pemulihan (karena Anne sendiri sudah mulai sebal dengan sifat perfectionistnya ini). Sangat tidak pandai menyimpan masalahnya sendirian tetapi bukan berarti tipikal orang yang mudah membagi masalahnya pada orang lain, biasanya Anne sering pergi ke gereja dan melakukan pengakuan dosa atau hanya sekedar konsultasi kepada pendeta tentang masalah yang tengah dia hadapi (dan terkadang tidak memiliki teman curhat lainnya selain sang pendeta). Religius dan sangat pandai menceramahi orang tentang kebenaran dan kebijakan namun terkadang Anne sendiri tidak benar-benar mempraktekkannya kepada dirinya sendiri (bukan karena dia tidak mau tetapi dia sendiri sudah terlalu pusing dengan pelajaran tentang kebenaran dan kebijakan yang telah dicecokin kepadanya sejak dia berusia TK hingga sekarang). Anak yang penurut dan baik sekali. Hormat kepada orang tua. Selalu berusaha mencari kesenangan dan penghilang stress bersama teman-temannya. Pemberani namun juga seorang pengecut untuk beberapa hal dan kondisi.

Kelebihan: Sikapnya yang sopan dan santun, serta pribadi yang mandiri dan keras hasil didikan neneknya. Mudah bergaul dan memperoleh teman (walau tidak benar-benar membuka dirinya kepada mereka). Mudah menyerap informasi dan pelajaran dengan baik dan cepat. Have a good communication skill. Memiliki jiwa keadilan yang tinggi. Tidak gampang digoyahkan pendiriannya.
Kekurangan: Untuk anak seusianya dengan zaman maju seperti sekarang, Anne tergolong anak yang kolot dan kaku. Tidak berani mengambil resiko atau sesuatu yang diluar akal dan nalarnya (takut mencoba hal yang gila). Menekan dirinya terlalu keras hingga terkadang dia bisa stress sendiri karena terlalu lama menahan diri. Cenderung pasrahan (belum memiliki sesuatu atau seseorang yang benar-benar ingin dia perjuangkan). Terlalu pemimpi dan pengkhayal (sesuatu yang berusaha dia hilangkan karena perintah sang nenek tetapi dia diam-diam masih melakukannya). Anne takut pada serangga, cicak, dan hewan-hewan kecil serta anti sama yang namanya horror atau hantu-hantuan, tidak suka tidak tega menolak permintaan orang
Hal-hal Khusus

Nama Sun-Hee memiliki arti kebaikan dan kebahagiaan
Aslinya takut hantu tapi selama belum lihat 'wujud'nya mah masih stay cool dan berpikir positif.
Memiliki kemampuan bela diri Taekwondo dan sudah berada di tingkat sabuk hitam
Pernah berniat menjadi idol sehingga sempat belajar menari dan bernyanyi bersama seorang trainer yang berbaik hati mau megajarinya secara gratis tapi saat neneknya tahu mengenai mimpinya itu dan tidak memberi restu, Anne tak tega untuk bersikap egois sehingga ia menyerah pada mimpi masa mudanya itu. Tapi walau begitu, Anne masih suka diam-diam berlatih menari demi bisa melepas stressnya dan bernyanyi bila diajak pergi karaoke dengan teman-temannya atau diminta menjadi penyanyi di pernikahan seseorang.
Dia terdidik untuk bersikap baik (teramat baik) namun dia menyadari bahwa dirinya juga menyimpan sebuah sisi gelap yang berusaha dia kurung di dalam hatinya.
Senang menuliskan apa yang tengah dialaminya / to do list / Agenda atau apapun di dalam buku jurnalnya dan membawanya kemana-mana.
Barang yang wajib dia bawa kemana-mana selain jurnal, dompet dan handphone adalah parfum.
Bukan penggemar minuman beralkohol. Tapi terpaksa minum karena budaya di Korea Selatan mengharuskannya menemani minum kolega dan kawan.
Sebenarnya tidak menyukai asap rokok, namun masih memiliki toleransi kepada perokok (hanya saja jika sedang tidak dalam kondisi baik menerima, suka memprotes apabila ada perokok di dekatnya).
Hingga saat ini masih virgin (dan dia menyiapkan dirinya untuk suaminya kelak jadi tidak pernah mengizinkan lelaki manapun menyentuhnya melewati batas seharusnya)
Hampir tidak pernah punya pacar tetapi pernah berkencan sesekali.
Karena traumatik akibat kecelakaan yang menewaskan kedua orang tuanya. Annette mengalami Amnesia dan nenek ataupun orang sekitarnya tidak ingin membangkitkan ingatan menyakitkan tersebut
Relasi
update later